Pengertian Laverage dalam trading Forex

By | May 27, 2018
Pengertian Laverage dalam trading Forex

Pengertian Laverage dalam trading Forex

Ketika kamu membuka akun trading baik Demo ataupun Real Account terutama di broker Forex luar negeri kebiasaannya akan dikonfirmasi berapa Laverage yang ingin dipakai. Secara umum Laverage yang dipakai oleh broker saat ini mulai dari 1:50 hingga 1:3.000.

Namun sebagusnya sebelum kita membahas pengertian Laverage adanya alangkah bagus kamu simak artikel ini Pengertian Balance, Equity, Margin, Free Margin, Margin Level dalam Forex. Karena Laverage ini erat hubungannya dengan Margin serta sebagian istilah lainnya.

Pengertian Laverage dalam trading Forex

Laveraga ialah rasio atau perbandingan antara hitungan dana dengan alokasi dana yang akan dipakai buat jaminan melaksanakan transaksi atau trading. contoh kamu memakaikan Laverage 1:00 tersebutkan dengan modal contoh $1000 kamu mempunyai kekuatan modal hingga $100.000

Jadi dalam transaksi Forex tersebutkan beberapa dana kita akan di gunakan sebagai jaminan buat membuka posisi trading, jaminan yang dipakai oleh broker ini dikatakan Margin.

Di dalam Forex sendiri ukuran transaksi memakaikan Lot, dimana 1 Lot senilai $100.000. Namun dengan ada Laverage ini kamu tak butuh menyediakan uang sejumlah itu melainkan cuma sebagian persen saja.

Sebagai misal kamu melaksanakan open posisi trading 1 Lot dengan Laverage 1:100 tersebutkan modal yang tertahan buat jaminan atau Margin ialah $1000. Jadi dapat disebut buat dapat trading 1 Lot yang senilai $100.000. dapat dilaksanakan dengan dana $1.000. Dengan demikian bisa jadi kamu dapat mendepositkan dana sebesar $10.000. kepada broker buat berbisnis trading.

Kenapa tak mendepositkan dana $1000. saja buat bertrading 1 Lot bila Laverage 1:100? jelas saja saja tak dapat pasal dalam trading adanya istilah Margin tahap. bila Margin tahap terlampau rendah atau mencapai limit terdefinisi jelas yang ditentukan broker tersebutkan akan terserang Margin Call atau seluruh posisi transaksi ditutup paksa oleh proses pasal modal kamu tak cukup menahan posisi minus atau Loss di posisi trading yang kamu buka.

Untuk broker lokal di Indonesia keseringan Laverage yang ditetapkan ialah 1:100, justru kabarnya kebijakan di Indonesia hendak menetapkan 1:50. buat broker di luar negeri sendiri Laverage yang ditetapkan kurang lebihnya lebih besar. makin besar Laverage secara umum makin baik bagi trader pasal Margin yang dipakai lebih kecil serta tentunya ketersediaan dana bebas (Free Margin) menjadi lebih besar, terutama bagi trader yang mempunyai modal kecil sehingga dapat membuka lebih banyak posisi.